Artikel

Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H

Admin Senin, 25 Mei 2026

Makna Puasa Tarwiyah dan Arafah dalam Membangun Karakter Mahasiswa

Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan dua ibadah sunnah yang penuh keutamaan, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Kedua puasa ini bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan spiritualitas yang sangat relevan bagi mahasiswa, khususnya dalam mendukung proses Pembelajaran (PMB) di STEMBI Bandung.


Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa dalam Islam. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa:

  • Puasa Tarwiyah dapat menjadi penghapus dosa selama satu tahun

  • Puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun (tahun lalu dan yang akan datang).

Selain itu, puasa Arafah termasuk amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena nilai spiritualnya yang tinggi dan menjadi momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Momentum ini mengajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga kekuatan spiritual.

Relevansi dengan Pembelajaran di STEMBI Bandung

Di STEMBI Bandung, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan soft skills mahasiswa. Nilai-nilai dari puasa Tarwiyah dan Arafah sangat selaras dengan prinsip pendidikan tersebut.

1. Disiplin dan Konsistensi

Puasa mengajarkan mahasiswa untuk disiplin dalam waktu, menahan diri, dan konsisten dalam menjalankan komitmen. Ini penting dalam dunia perkuliahan dan profesional.

2. Pengendalian Diri (Self-Control)

Mahasiswa dituntut mampu mengelola emosi, tekanan, dan tantangan. Puasa melatih pengendalian diri yang menjadi kunci sukses dalam kepemimpinan dan teamwork.

3. Peningkatan Spiritual dan Mental

Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga meningkatkan kualitas ibadah dan ketenangan batin. Hal ini berdampak pada fokus belajar dan produktivitas mahasiswa.

4. Nilai Keikhlasan dan Integritas

Dalam dunia pendidikan dan bisnis, integritas adalah hal utama. Puasa mengajarkan keikhlasan dalam beramal tanpa pamrih.


Implementasi dalam Kehidupan Mahasiswa

Mahasiswa STEMBI Bandung dapat mengimplementasikan nilai-nilai puasa ini dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Lebih fokus dalam belajar dan mengembangkan diri

  • Aktif dalam kegiatan organisasi dengan sikap disiplin

  • Memiliki mindset positif dan spiritual yang kuat

  • Menjadi pribadi yang berintegritas dan profesional

Hal ini sejalan dengan visi STEMBI Bandung dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga unggul dalam karakter.


Penutup

Puasa Tarwiyah dan Arafah bukan hanya ibadah sunnah menjelang Idul Adha, tetapi juga sarana pembentukan karakter yang kuat. Bagi mahasiswa STEMBI Bandung, momentum ini dapat menjadi refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mari jadikan momen Dzulhijjah sebagai langkah awal untuk meningkatkan kualitas diribaik secara spiritual maupun akademikbersama STEMBI Bandung.

Info PMB:https://pmb.stembibandung.ac.id/atau Hub : 0821-2909-1100

You May Like

Pengumuman Libur Nasional dan Penyesuaian Layanan Akademik STEMBI Bandung

Dalam rangka memperingati Libur Nasional dan Cuti Bersama, STEMBI Bandung menyampaikan informasi penting kepada seluruh civitas akademika terkait penyesuaian layanan...

Kelas Dosen #3 Business Talk Series: Trust & Transparency in Digital Era

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.Yth. Bapak/Ibu Dosendi TempatDengan hormat,Kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam kegiatan Kelas Dosen #3 dengan tema:Business Talk Series:...

Semangat Hardiknas 2026: Kampus sebagai Ruang Tumbuh, Kolaborasi, dan Inovasi

Bandung, 2 Mei 2026 — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kembali menjadi momen refleksi bagi dunia pendidikan di Indonesia. Lebih...